Bagaimana Strategi Pertumbuhan Bisnis Anda ..?

Ditulis oleh: Ayat Hidayat, MBA (Head of Research PT Globalstat Solusi Utama)

Mungkin ketika Anda memasuki bisnis baru, muncul pertanyaan apakah bisnis Anda dapat survive dan bersaing dengan pesaing-pesaing besar yang sudah established. Jangan khawatir pendatang baru maupun pendatang lama sebetulnya memiliki peluang yang sama untuk dapat memenangkan persaingan. Selalu ada strategi pertumbuhan bisnis yang cocok dengan kondisi ketika kita memasuki market. Anda mungkin masih ingat siapa pertama pemimpin pasar (market leader) handphone di Indonesia. Ya, merek Nokia. Produk buatan Finlandia itu sempat merajai pasar handphone di Indonesia. Kemudian muncul pendatang baru Blackberry. Penantang baru tersebut mampu mengalahkan pemain lama. Belakangan muncul Samsung Android yang mampu menggeser Blackberry dari pasaran. Berdasarkan bukti-bukti ada pelajaran bahwa pemain baru pun dapat mengalahkan pemain lama. Selalu ada Strategi pertumbuhan bisnis bagi Anda.

Bagaimana strateginya?

Katakanlah Anda memasuki industri yang pangsa pasarnya masih kecil, artinya peluang masih terbuka lebar, contohnya industri perbankan syariah. Saat ini, pangsa pasar perbankan syariah masih sangat kecil sekali, dari sekian juta rekening bank yang ada, bank-bank syariah hanya menguasai sekitar 4 sampai 5% potensi pasar. Jika kondisi pasarnya demikian, maka strategi pertumbuhan bisnis yang harus Anda lakukan adalah dengan melakukan strategi penetrasi. Anda dapat melakukan terus menggarap pasar yang memang belum tersentuh. Dalam kasus perbankan syariah, bank-bank itu tidak perlu membuat inovasi produk yang berlebihan. Mereka hanya perlu fokus menggenjot marketing dan komunikasi kepada target pelanggan. Upaya penyadaran-penyadaran kepada masyarakat terkait bank syariah perlu terus ditingkatkan.

Lain halnya jika kondisi market memang sudah saturated. Misalkan Anda menginginkan untuk ekspansi ke target pelanggan yang berbeda. Berbeda di sini mungkin saja berbeda dalam hal letak geografis atau pun beda segmentasi. Jika anda menghadapi pasar yang sudah sangat sedikit, namun Anda masih ingin mempertahankan produk yang ada, maka strategi pertumbuhan bisnis yang cocok adalah market development. Sebagai contoh di industri telekomunikasi, pada suatu ketika pelanggan provider telekomunikasi di perkotaan sudah sangat jenuh. Hampir semua orang sudah menggunakan provider telekomunikasi. Saat itu, para provider berbondong-bondong menurunkan harga. Tujuan mereka adalah membidik segmen market kelas yang lebih bawah agar mampu membeli jasa telekomunikasi. Tujuannya adalah mereka adalah memperbesar market melaui penambahan segmentasi. strategi memperbesar market ini juga dapat dilakukan dengan memperbesar area geografis. Pada saat itu, para provider pun mulai membidik target market masyarakat rural (pedesaan).

Ayat Hidayat Huang

Direktur PT Globalstat Solusi Utama
Konsultan Market dan Bisnis Riset
untuk Training, Konsultansi, dan Riset
call: +6281321898008

Latest posts by Ayat Hidayat Huang (see all)

About Ayat Hidayat Huang

Direktur PT Globalstat Solusi Utama Konsultan Market dan Bisnis Riset untuk Training, Konsultansi, dan Riset call: +6281321898008