Artikel ini akan membahas bagaimana menentukan tempat usaha yang strategis dilihat dengan menggunakan metode yang lebih ilmiah. Penenetuan lokasi tempat usaha sangat penting, karena lokasi yang tempat dapat mendatangkan pelanggan secara langsung. Bayangkan jika sebuah bisnis, terutama bisnis ritel jika memiliki lokasi yang tidak sulit dijangkau oleh pelanggan, maka akan banyak sekali effor yang dibutuhkan oleh pemilik untuk mempromosikan tempat usahanya.

Secara garis besar terdapat 4 faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih tempat atau lokasi usaha yang strategis

1. Faktor yang berkaitan dengan strategi bisnis

Faktor-faktor ini berkaitan dengan pertimbangan subjektif bisnis dalam menentukan target market mereka. Faktor demografi, lifestyle, jumlah anggota keluarga merupakan faktor-faktor yang berkaitan dengan strategi bisnis. Setiap bisnis tentu memiliki segmen market yang mereka bidik. Ada perusahaan yang membidik kelas sosial ekonomi atas, ada yang lebih membidik kelas menengah. Dalam hal faktor psikografi dan behavior, perusahaan selalu memperhatikan

kebiasaan-kebiasaan dan faktor psikologisnya.

2. Faktor kompetisi di lokasi tersebut

Factor kedua adalah factor kompetisi di lokasi yang akan kita pilih. Seberapa ketat persaingan di tempat tersebut, semakin perlu dipertimbangkan untuk memilih lokasi tersebut. Namun, memang sulit untuk menemukan lokasi yang strategis. Sepanjang kita memiliki strategi untuk memenangkan persaingan atau membidik konsumen tertentu, persaingan menjadi tidak masalah.

3. Faktor biaya operasional di lokasi tersebut

Lokasi yang strategis tentu harus dibayar dengan biaya yang mahal. Namun, yang perlu diperhatikan adalah biaya yang telah kita keluarkan harus dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat. Pemilik bisnis perlu mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan pada lokasi yang berbeda. Biaya-biaya operasional terkait seperti biaya rental, biaya akuisisi tempat, pajak, retribusi, listrik, air dan biaya terkait. Biaya-biaya tersebut perlu dibandingkan dengan fasilitas yang diperoleh seperti: luas ruangan, trafik, area parkir, keamanan dan lain-lain.

4. Faktor kondisi makro di lokasi tersebut

Terkait kondisi makro, pemilik usaha perlu mempertimbangkan prospek jangka panjang lokasi tempat usahanya. Bagaimana perkembangan lokasi tersebut dua, tiga, lima sampai sepuluh tahun kedepan. Adakah rencana pengembangan dari pemerintah terkait lokasi tersebut. Selain itu perlu juga dipertimbangkan wilayah sekitarnya. Apakah ada rencana pembangunan infrastruktur jalan tol, pelabuhan, bandar udara, atau hal lainnya.

menentukan lokasi usaha
g
ambar: ilustrasi

Setelah mengetahui dan menentukan faktor-faktor yang yang penting dalam menentukan tempat atau lokasi usaha yang strategis, maka langkah selanjutnya adalah mempertimbangkan metode yang cocok untuk menentukan lokasi di atas. Berikut merupakan metode-metode yang umum digunakan:

1. Metode Analog

Metode ini lebih menekankan kepada analisis terhadap lokasi usaha yang sudah ada (existing location). Pemilik mewawancarai pengunjung/pembeli mengenai faktor-faktor apa saja yang mereka pertimbangkan mengapa mereka datang. Faktor-faktor ini akan dijadikan pertimbangan utama dalam menentukan lokasi bisnis berikutnya.

2. Metode Grafiti

Metode ini menekankan kepada behavior orang dalam mendatangi sebuah lokasi usaha. Faktor utama yang dipertimbangkan adalah faktor jarak. Dari beberapa lokasi usaha yang ada, beserta pesaingnya, bagaimana peluang konsumen untuk mendatangi lokasi usaha tertentu. Model grafiti ini memodelkannya dalam bentuk persamaan probabilitas.

3. Metode Regresi Berganda

Metode regresi berganda ini sebetulnya pengembangan dari metode analog di atas. Dalam model ini kita mencari faktor-faktor yang memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap sales dari suatu toko atau lokasi bisnis. Faktor-faktor tersebut bisa jadi jarak, kelengkapan toko, persaingan dan lain sebagainya yang dipertimbangkan oleh konsumen.

4. Metode alokasi spasial

Metode ini merupakan metode yang lebih canggih karena dengan teknologi memetakan secara geografis berdasarkan database yang ada. Kelebihan metode ini dapat mengevaluasi lokasi-lokasi yang banyak. Lebih jauh lagi metode ini dapat melihat dampak dari adanya suatu lokasi baru terhadap lokasi yang sudah ada. Namun, kekurangan dari metode ini adalah harus tersedianya database yang lengkap. Metode ini membutuhkan biaya yang besar untuk mengumpulkan data yang lengkap.

Ayat Hidayat Huang

Direktur PT Globalstat Solusi Utama
Konsultan Market dan Bisnis Riset
untuk Training, Konsultansi, dan Riset
call: +6281321898008

Latest posts by Ayat Hidayat Huang (see all)

About Ayat Hidayat Huang

Direktur PT Globalstat Solusi Utama Konsultan Market dan Bisnis Riset untuk Training, Konsultansi, dan Riset call: +6281321898008